NYATA : Tim Penyelam Melawan Alien, 3 Tewas 4 Luka Parah

Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO. Selama masa perang dingin, kerap kali dua Negara, Rusia dan Amerika, bertikai soal adanya pesawat asing yang terbang melintas di wilayah mereka. Masing-masing menuduh telah membuat pesawat eksperimen berbentuk piring terbang. Tuduhan ini merujuk pada rumor Nazi yang membuat eksperimen piring terbang pada Perang Dunia ke-2. 

Bukan hanya Amerika, Soviet pun menuduh Cina membuat ‘UFO’ yang terbang di perbatasan kedua Negara (Cina-Rusia). Tapi tuduhan ini dibantah oleh Cina. Perbatasan kedua Negara (Rusia-Cina) yang dimaksud adalah pengunungan Altai yang selama ini dianggap sebagai salah satu daerah di dunia yang paling aktif aktivitas UFO. Kawasan pegunungan Altai adalah lokasi hutan belantara terpencil, di mana kebanyakan penampakan jarang dilaporkan dan juga hampir mustahil untuk dilakukan verifikasi. 


Konon, tahun 1968, UFO jatuh di sebuah hutan di wilayah kekuasaan Uni Soviet. Mayat alien kabarnya sempat dikeluarkan dari pesawat dan diotopsi. Sayangnya info tentang ini sangat rahasia/sumber foto:http://www.zamandayolculuk.com/cetinbal/russiaufocrash.htm
Konon, tahun 1968, UFO jatuh di sebuah hutan di wilayah kekuasaan Uni Soviet. Mayat alien kabarnya sempat dikeluarkan dari pesawat dan diotopsi. Sayangnya info tentang ini sangat rahasia/sumber foto:http://www.zamandayolculuk.com/cetinbal/russiaufocrash.htm


Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pengontrolan ketat tentang masalah ini, hal itu juga yang menjadi salah satu keprihatinan para pengamat UFO negeri itu. Tapi untungnya kondisi politik negeri itu berubah, Rusia menjadi lebih terbuka. Sejarah penampakan UFO di Rusia pun diungkap. Tahun 2009 lalu, angkatan laut Rusia mengungkapkan keberadaan UFO di wilayahnya pada masa Soviet. Dalam salah satu file diungkapkan, UFO pernah membayangi kapal selam Rusia yang akan naik ke permukaan. Ketika kapal selam naik, mereka melihat ‘kapal asing’ itu berada di langit, di atas mereka.
File lainnya– nah ini sungguh sulit dipercaya– nyaris seperti cerita fiksi di film-film. Tapi tidak, ini kisah nyata, setidaknya begitu yang diungkap file angkatan laut Rusia yang sekian lama ‘disembunyikan’ alias rahasia. Diungkapkan, penampakan UFO ini terjadi di dalam Danau Baikal, danau air tawar terbesar dan terdalam di dunia, pada tahun 1982. 


Danau Baikal di Rusia, di dalam danau laut tawar terbesar di dunia ini dikabarkan menjadi tempat pertempuran penyelam militer Soviet dan alien, 1982. Dari tujuh penyelam, 3 tewas, 4 luka parah.
Danau Baikal di Rusia, di dalam danau laut tawar terbesar di dunia ini dikabarkan menjadi tempat pertempuran penyelam militer Soviet dan alien, 1982. Dari tujuh penyelam, 3 tewas, 4 luka parah.


 Woww!! Mungkin, inilah salah satu kisah alien yang paling dramatis. Kita selama ini hanya tahu UFO terbang di langit, tapi ternyata mereka pun ada di dalam air. Penemuan itu sebenarnya tidak disengaja.
Ketika itu, tim penyelam militer sedang berlatih di danau terdalam di dunia itu. Tiba-tiba, saat mereka menyelam di kedalaman 50 meter, mereka melihat makluk asing mengenakan pakaian keperakan. Tujuh penyelam militer mengejar makhluk itu. Bisakah anda menduga apa yang terjadi???
Terjadi perkelahian hebat antara penyelam dan makhluk itu, hasilnya, tiga penyelam militer tewas, empat lainnya luka parah!!!! Sayang tidak dijelaskan bagaimana alien yang lolos, apakah penyelidikan dilanjutkan, kalau iya, apa hasilnya. Wahh..kalaupun ada penyelidikan lanjutan mungkin hasilnya masih rahasia, kalee ye..
Berdasarkan analisis data penampakan UFO, diketahui bahwa UFO menyukai air. Sebanyak 50 persen lebih penampakan UFO ini berkaitan dengan lautan juga danau. “Lima puluh persen penampakan UFO berhubungan dengan lautan dan 15% berhubungan dengan danau. Jadi total 75 % berhubungan dengan air,” ungkap Vladimir Azhazha, mantan perwira angkatan laut Rusia yang kini menjadi peneliti terkenal bidang UFO.

Pada suatu ketika, kapal selam nuklir Soviet dalam sebuah misi tempur di Samudra Pasific mendeteksi enam objek tak dikenal. Pengejaran dilakukan, kapten memerintahkan kapal selam naik ke permukaan mengikuti objek itu yang langsung naik ke udara dan terbang menjauh. Pengejaran ini pun gagal.


UFO DI DALAM DANAU


Pensiunan komandan kapal selam Rusia, Laksamana (pur) Yury Beketov bercerita tentang banyaknya kejadian misterius terjadi di kawasan Segitiga Bermuda. Misalnya, instrument kapal yang tiba tiba berfungsi tanpa alasan yang jelas, atau pada suatu ketika mendeteksi adanya gangguan kuat dari luar. Ia memperkirakan bisa jadi gangguan tersebut disengaja oleh UFO. 

“Dalam beberapa kesempatan instrumen memberi membaca benda-benda yang bergerak dengan kecepatan luar biasa. Perhitungan menunjukkan kecepatan sekitar 230 knot, 400 kilometer per jam. Kecepatan secepat itu biasanya pada permukaan datar. Rasanya seperti menantang hokum fisika. Hanya ada satu penjelasan tentang ini bahwa kemampuan makhluk yang melakukan ini jauh melampaui kita, ” jelas Beketov.
Veteran angkatan laut, Kapten (pur) Igor Barklay mengatakan, UFO kerap muncul di lautan, atau di manapun armada NATO berada. Baik itu di Bahamas, Bermuda atau Puerto Rico. Namun yang paling sering adalah penampakan UFO di bagian terdalam dari Samudra Atlantik, midalnya di bagian selatan Segitiga Bermuda juga di kedalaman laut Karibia
Share:

1 comment: